Senin, 21 Februari 2011

Pengaruh Revolusi Amerika dan Rusia Terhadap Nasionalisme Indonesia

Oh iya sebelumnya, berhubung postingan ini dibuat bertepatan pada tahun baru cina atau biasa disebut Imlek, aku mau mengucapkan GONG XI FAT CAI! untuk cici dan koko semua, semoga jualan alat-alat elektroniknya di Plaza Mileniumlaku (amin), jangan pelit-pelit ngasi harga sama orang-orang pribumi (amin), sama mudah-mudahan gaya rambutnya yang funky dan baju alaharazukunyamakin eksis (amin).

Hari ini kita belajar ya mentemen hahaha berhubung lagi dikasi tugas sama pak guru sejarah (keterangan: bukan namanya dia sejarah, tapi bidang study nya yang sejarah) dan aku udah selesai ngerjainnya, nggak ada salahnya kan ngepostingin hasil kerja kita ke blog. sekali-sekali nggak ngeposting cerita-cerita absurdkan boleh sih, kan niat buat blog supaya temen-temen pembaca yang bego bisa pada tambah pinter, yaaa kaya aku gini laaaaah hahahahahaha..........
hening.

Pembahasan kita hari ini tentang "Pengaruh Revolusi Amerika dan Rusia Terhadap Nasionalisme Indonesia" kita ulas satu persatu dulu ya tentang

Revolusi Amerika dan Rusia, baru ntar aku buat dampaknya bagi Indonesia dari masing-masing peristiwa, cekidot!


Revolusi Amerika.

Revolusi Amerika yang berhasil menyatakan Declaration of Independence pada tahun 1776 telah melahirkan negara Amerika Serikat lepas dari negara in-duk Inggris. Declaration of Independence yang menyuarakan adanya hakhak asasi manusia seperti hak hidup, hak kebebasan, dan hak untuk memiliki sesuatu telah menggema di Benua Amerika dan menyebar luas ke kawasan lain di negara-negara di Asia dan Afrika. Amerika merupakan contoh pertama sebuah negara koloni yang berjuang untuk kemerdekaan dan mewujudkan suatu pemerintahan yang demokratis.

Oleh sebab itu, Revolusi Amerika memberikan beberapa pengaruh untuk Indonesia, antara lain:

  1. Dengan demikian Revolusi Amerika telah mendorong munculnya gerakan untuk menentang penjajahan asing di Indonesia
  2. Gerakan yang semula bersifat kedaerahan, kemudian berkembang menjadi gerakan nasional
  3. Gerakan nasional di Indonesia bertujuan untuk memperoleh kemerdekaan dan membentuk pemerintahan yang demokratis.

Revolusi Rusia.

Revolusi Rusia telah berhasil menumbangkan kekuasaan Tsar Nicholas II yang memerintah secara diktator. Rakyat Rusia yang merasakan kehidupan di berbagai bidang akibat kediktatoran Tsar Nicholas II, akhirnya berhasil menghimpun kekuatan dan menentang kekuasaannya dalam bentuk revolusi. Revolusi Rusia telah berhasil menumbangkan kediktatoran Rusia. Di samping itu, Revolusi Rusia yang berpaham komunis akhirnya berhasil merubah haluan negara tersebut ke arah negara komunis.

Seperti revolusi-revolusi lain, Revolusi Rusia juga memberikan dampak terhadap Rusia sendiri maupun negara-negara lain yang ada didunia. untuk Indonesia sendiri ada beberapa dampak yang ditimbulkan oleh adanya Revolusi Rusia ini, berikut beberapa dampaknya:
  1. Pengaruh Revolusi Rusia terhadap perkembangan pergerakan nasional di Indonesia tampak jelas dengan berkembangan paham Marxis yang kemudian melahirkan Partai Komunis Indonesia.
  2. Atas dasar Marxisme inilah pada tanggal 9 Mei 1914 di Semarang, Sneevliet bersama-sama dengan J.A. Brandsteder, H.W. Dekker, dan P. Bersgma berhasil mendirikan Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV).
  3. Sneevliet kemudian melakukan infiltrasi (penyusupan) kader-kadernya ke dalam tubuh SI dengan menjadikan anggota-anggota ISDV sebagai anggota SI, dan sebaliknya anggota-anggota SI menjadi anggota ISDV.
  4. Akibatnya, SI Cabang Semarang yang sudah berada dibawah pengaruh ISDV semakin jelas warna Marxismenya sehingga menyebabkan perpecahan dalam tubuh SI.
  5. Pada tahun 1919 ISDV diubah menjadi Partai Komunis Hindia dan selanjutnya pada bulan Desember 1920 menjadi Partai Komunis Indonesia.
Bila dicermati dengan seksama, terlihat ada perbedaan antara pengaruh Revolusi Amerika dan Rusia terhadap Indonesia. perbedaannya adalah apabila Revolusi Amerika berpengaruh terhadap munculnya organisasi pergerakan nasional yang berpaham nasional dan demokratis. sebaliknya, Revolusi Rusia berpengaruh terhadap munculnya organisasi
pergerakan yang berpaham komunis.


semoga bermanfaat, selamat belajar!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar